Saturday, 21 January 2023

Yuk Kita Mengenal Dunia Elektro

Pembangkit Tenaga Listrik

Pembangkit Tenaga Listrik adalah salah satu bagian dari sistem tenaga listrik, pada Pembangkit Tenaga Listrik terdapat peralatan elektrikal, mekanikal, dan bangunan kerja. Terdapat juga komponen-komponen utama pembangkitan yaitu generator, turbin yang berfungsi untuk mengkonversi energi (potensi) mekanik menjadi energi (potensi) listrik. 

Ilustrasi Gambar pembangkit listrik

    Pada gambar diatas diilustrasikan bahwa listrik yang dihasilkan dari pusat pembangkitan yang menggunakan energi potensi mekanik (air, uap, panas bumi, nuklir, dll) untuk menggerakkan turbin yang porosnya dikopel/digandeng dengan generator. dari generator yang berputar menghasilkan energi listrik. Energi listrik yang dihasilkan disalurkan ke gardu induk melalui jaringan transmisi, kemudian langsung di distribusikan ke konsumen melalui jaringan distribusi.

1. Bagian-bagian Pembangkit Tenaga Listrik

a. Penggerak utama (prime mover)

-   Mesin diesel

-   Turbin (air, gas, uap)

-   Beserta komponen dan perlengkapan lainnya (kondenser, boiler, dll)

b. Komponen listrik

-   Generator dan perlengkapannya

-   Transformator 

-   Peralatan proteksi

-   Saluran kabel, busbar, dll

c. Komponen sipil

-  Bendungan, pipa pesat, prasarana dan sarana penunjang (untuk PLTA)

-  Prasarana dan sarana sipil (pondasi peralatan, jalan, cable dutch, dll)

-  Gedung kontrol 

d.    komponen mekanis

-  Peralatan bantu, peralatan pendingin, peralatan proteksi, dll

2. Jenis-jenis Pembangkit Tenaga Listrik

a. Pembangkit listrik tenaga air (PLTA)

b. Pembangkit listrik tenaga Uap (PLTU)

c. Pembangkit listrik tenaga Gas (PLTG)

d. Pembangkit listrik tenaga Bayu (PLTB)

e. Pembangkit listrik tenaga Diesel (PLTD)

f.  Pembangkit listrik tenaga Surya (PLTS)

g. Pembangkit listrik tenaga Nuklir (PLTN)

 

Penulis : Nurhidayanti Marwa

Sumber :Mata kuliah Smster3 HasrulBakri,S.Pd, M.T.


Selengkapnya...

Tak Tergerus Zaman - Buku Scouting For Boys

Belajar Survival di Alam

Kepanduan, bukanlah ilmu yang harus dipelajari dengan sungguh-sungguh, juga bukan kumpulan doktrin dan teks. Juga bukan kode militer untuk melatih disiplin pada anak laki-laki dan menekan individualitas dan inisiatif mereka. Tidak, ini adalah permainan yang menyenangkan di luar pintu, di mana laki-laki dan perempuan dapat pergi bertualang bersama kakak dan adik, mengambil kesehatan dan kebahagiaan, kerajinan tangan dan membantu.

Marilah kita dalam melatih pramuka kita pertahankan tujuan yang lebih tinggi digaris depan dan jangan biarkan diri kita terlalu asyik dengan langkah-langkah! jangan biarkan teknis melebihi moral, efisiensi lapangan, berkemah, hiking, belokan yang baik, jambore, persahabatan adalah segala cara, BUKAN AKHIR. Dan tujuan itu, agar generasi berikutnya menjadi waras di dunia yang gila dan mengembangkan realisasi pelayanan yang lebih tinggi, pelayanan yang aktif cinta dan kewajiban kepada Tuhan dan sesama. Buku yang dituliskan Baden Powell scouting for boys. Buku ini memiliki pengetahuan yang tak tergerus zaman.

Buku itu berisi pengetahuan tentang survival di alam liar dikombinasi pelajaran kedisiplinan, kita bisa juga menambahkan pengetahuan soal tumbuhan, binatang, tanda, tali temali, dan hal lainnya yang berhubungan dengan pramuka dan bertahan di alam. Jadi kita sebagai Pembina pramuka kelak marilah kita mempertahankan jiwa Pembina kita dengan tetap menjaga kekuatan anggota anggota yang kita bina.



Penulis : Nurhidayanti Marwah

Sumber: Buku Scouting For Boys

Selengkapnya...

Bagaimana Cara Mengirim Dan Menerima Isyarat Semaphore?

Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan bendera, dayung, batang, tangan kosong atau dengan sarung tangan. Informasi yang didapat dibaca melalui posisi bendera atau tangan. Namun kini yang umumnya digunakan adalah bendera, yang dinamakan bendera semaphore. Pengiriman sandi melalui bendera semaphore ini menggunakan dua bendera, yang masing-masing bendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm. Bentuk bendera yang persegi merupakan penggabungan dua buah segitiga sama kaki yang berbeda warna. Warna yang digunakan sebenarnya bisa bermacam-macam, namun yang lazim digunakan adalah warna merah dan kuning, dimana letak warna merah selalu berada dekat tangkai bendera. Pada awal abad ke 19, semaphore biasa digunakan untuk komunikasi kelautan. 

Semaphore merupakan salah satu bentuk isyarat yang menggunakan bendera dan biasa digunakan ketika perang sipil di negara Amerika Serikat. Dan saat itu warna bendera yang digunakan berwarna putih dan warna oranye juga hanya menggunakan satu bendera saja. Untuk orang yang bertugas melakukan isyarat bendera biasanya akan berdiri di sebuah tempat yang cukup tinggi dari permukaan tanah sehingga menjadi mudah untuk dilihat dari kejauhan. 


Sejarah Singkat Semaphore

Penemu sandi Semaphore (25 Desember 1763 – 23 Januari 1805) ini bernama Claude Chappe. Dia lahir di Brulon, Sarthe, Negara Prancis, dan merupakan cucu seorang Baron Prancis. Dalam hidupnya ia dibesarkan dengan tujuan untuk melayani gereja, namun dia kehilangan pekerjaannya pada saat Revolusi Prancis Terjadi. Dia pernah juga bersekolah di Lycee Pierre Corneille di Rouen. Dan setelah itu, dikarenakan menganggur cukup lama. Dia dengan keempat saudaranya memutuskan untuk mengembangkan sebuah sistem praktis kuno saat itu yang bernamakan Stasiun Relay Semaphore. Namun tidak pernah terealisasikan. Namun sistem ini mendapatkan bantuan dukungan dari kakak Claude yang bernama Ignace Chappe (1760-1829) yang merupakan anggota Majelis Legislatif pada saat Revolusi Prancis yang akhirnya digunakan dalam pembangunan jalan relay Paris ke arah Lille yang ditujukan untuk membawa berita dari perang. Berkat ini, Chappe menjadi seorang penemu Prancis pada tahun 1792 sehingga ddikenal sebagai sang Maestro telekomunikasi pertama dengan penerapan mesin atau sistem “internet mekanis”. Dimana atau sistem yang diciptakannya tersebut menjadi tersebar di seluruh hantaran Prancis cukup lama. Dan semaphore ini merupakan sistem telekomunikasi praktis pertama di zaman industri tersebut.

Cara mengirim atau menerima isyarat Semaphore

Adapun ketentuan dasar mengirim atau menerima isyarat semaphore yaitu isyarat semaphore diberikan secara berpasangan, artinya terdiri atas dua pihak di mana satu pihak sebagai pengirim dan pihak lainnya sebagai penerima. Dalam menyampaikan dan menerima isyarat semaphore terdapat beberapa ketentuan yang antara lain:

1. Pengirim dan penerima isyarat semaphore saling berhadapan dan disarankan untuk menggunakan bendera semaphore.

2. Sikap tubuh pengirim disarankan dalam posisi tegak dengan kedua kaki agak terbuka. Posisi bendera disilangkan di bawah tubuh (posisi siap atau tutup).

3. Untuk memulai pengiriman berita, pengirim memberikan isyarat “Tanda Perhatian” yang berupa huruf “R – Tutup” atau “U – R” secara berulang – ulang.

4. Jika penerima berita telah siap untuk menerima berita, maka penerima dapat mengirimkan pesan yang berupa huruf “K”. Namun jika penerima belum siap menerima berita, maka penerima dapat mengirimkan pesan yang berupa huruf “Q” yang berarti perintah untuk menunggu penyampaian berita.

5.      Setelah penerima siap, pengirim mulai mengirimkan berita (pesan) huruf perhuruf. Setiap satu kata, ditutup dengan “posisi tutup”.

6.      Apabila penerima dapat menerima atau membaca pesan perkata, maka penerima dapat memberikan konfirmasi dengan mengirimkan isyarat huruf “C”. Namun jika penerima tidak dapat memahami isi pesan dengan baik, maka penerima dapat mengirimkan isyarat I – N – I yang berarti pengirim diminta untuk mengulai pengiriman berita. Setelah itu, pengirim dapat mengulangi pengiriman kata terakhir yang tidak dapat dipahami atau mengulangi berita dari awal.

7.      Apabila pengirim mengalami kesalahan atau keliru dalam menyampaikan pesan, maka pengirim dapa memberikan isyarat huruf “E – Tutup” sebanyak delapan (8) kali. Setelah itu, pengirim dapat mengulangi mengirimkan satu kata terakhir yang keliru.

8. Jika semua pesan (berita) sudah selesai disampaikan, maka pengirim dapat memberikan isyarat huruf “A – R” dan penerima dapat membalas pesan tersebut dengan memberikan isyarat huruf “R” yang berarti penerima telah menerima semua pesan dengan baik.

9. Jika dalam penyampaiannya, posisi pengirim kurang berhadapan secara langsung dengan penerima, maka penerima dapat memberikan isyarat huruf “M – K” untuk geser ke kanan dan isyarat huruf “M – L” untuk geser ke kiri.

10.Untuk mengirimkan pesan yang berupa angka, maka pengirim terlebih dahulu dapat mengawali pengiriman pesan dengan isyarat “Tanda Angka” (posisi 5 – 6). Selanjutnya pengirim dapat mengirimkan angka yang dimaksud dengan ketentuan angka 1 = A, angka 2 = B, angka 3 = C, angka 4 = D, angka 5 = E, angka 6 = F, angka 7 = G, angka 8 = H, angka 9 = I, dan angka 0 = J. Jika pengiriman angka sudah selesai dan hendak berganti mengirimkan pesan yang berupa huruf, maka pengirim dapat mengirimkan isyarat huruf “J” atau “V”.

 

Penulis: Syayidatul Zuhrah Al-Munawarah


Selengkapnya...

Friday, 20 January 2023

Lifestyle Kecantikan: Tidak Hanya Menyehatkan, Ternyata Olahraga Juga Bermanfaat Untuk Perawatan Kulit

 

Olahraga Kardio/Sepeda

Dikutip dari laman www.klikdokter.com bahwa olahraga membantu memperlancar peredaran darah di seluruh tubuh. Karena itu, olahraga secara rutin dapat memberikan manfaat untuk kesehatan kulit Anda. Banyak orang telah membuktikan bahwa olahraga merupakan salah satu sumber kesehatan yang paling serta paling banyak manfaatnya. Dengan berolahraga kamu akan mendapatkan tubuh sehat, jantung sehat, serta paru paru sehat.

Jantung serta paru-paru yang berfungsi dengan baik akan menyebabkan tubuh menjadi sehat, termasuk juga kulit dan wajah. Berolahraga secara teratur dan benar akan membuat kamu mendapatkan kulit yang sehat serta cantik. Tidak hanya itu, olahraga juga dapat menjadi salah satu nutrisi alami yang akan membuat kulit menjadi merona. Yuk simak beberapa olahraga yang bermanfaat untuk perawatan kecantikan ini (dari laman www.idntimes.com).

Dengan melakukan aktivitas olahraga, banyak manfaat yang dapat diperoleh seperti, Kulit menjadi lebih bersih, kulit mendapat nutrisi yang cukup, mencegah munculnya jerawat, mencegah penuaan dini, rambut lebih sehat. Tentu saja setiap orang ingin memiliki kulit yang sehat terutama kaum hawa. Olahraga sangat dianjurkan untuk meningkatkan otot agar menghasilkan oksigen di dalam sirkulasi darah serta untuk menjadikan kulit lebih sehat.

Olahraga Senam

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa olahraga dapat membuat kulit menjadi lebih sehat, bahkan awet muda. Salah satu alasannya adalah karena aktivitas fisik terbukti efektif dalam memperlambat penuaan sel, memperlancar peredaran darah, serta memperbaiki produksi hormon di dalam tubuh (dari laman www.idntimes.com).

Adapun tempat yang cocok untuk berolahraga, yakni lapangan, taman, maupun halaman rumah. Tentunya, dalam berolahraga juga memiliki waktu yang baik untuk melakukan aktivitas tersebut yaitu pada pagi atau sore hari. Lalu bagaimana tips untuk menjaga Kesehatan kulit sebelum dan sesudah olahraga? Kalian dapat memakai sunscreen sebelum olahraga, menyeka keringat dengan handuk yang bersih serta benah diri atau mandi setelah olahraga.

 

Penulis: Syayidatul Zuhrah Al-Munawarah


Selengkapnya...

Wednesday, 18 January 2023

DEWAN AMBALAN 08.0985 - 08.096 SIAP LAPORKAN PERTANGGUNGJAWABAN MASA BAKTI 2021-2022

Suasana Foto Bersama Kegiatan Musyawarah Ambalan Masa Bakti 2021-2022

Musyawarah Ambalan Ranggong Dg. Romo dan Opu Dg. Risadju, Pangkalan Universitas Negeri Makassar menjadi program kerja terakhir oleh Dewan Ambalan Masa Bakti 2021-2022 sekaligus sebagai ajang ditetapkan-Nya Dewan Ambalan Masa Bakti 2022-2023.

Pada tanggal 06 - 07 Januari 2023 Musyawarah Ambalan berlangsung di Rumah Adat Bone untuk Ranggong Dg. Romo dan di Rumah Adat Soppeng untum Opu Dg. Risadju yang berlokasi di Benteng Somba Opu, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Musyawarah Ambalan dihadiri oleh Kakak Musdar Asman, S.Pd., M.Si. (Pembina Ambalan Ranggong Dg. Romo), Kakak Hj. Sumiati Patimari, S.Pd., M.Pd. (Pembina Ambalan Opu Dg. Risadju), Kakak Nurhayati, S.Pd., M.Pd. dan Kakak Dra. Iis Yumira, M.Pd. (Narasumber Ahli Racana Opu Dg. Risadju), Kakak-kakak Purna Ambalan, Dewan Ambalan Masa Bakti 2021-2022 dan Kakak-kakak Anggota Ambalan. Dalam kegiatan ini, ada 3 (tiga) sidang pleno yang berlangsung secara berurutan.

Proses Pelaksanaan Musyawarah Ambalan Masa Bakti 2021-2022

Sidang Pleno I Pemaparan dan Pengesahan Laporan Pertanggungjawaban Dewan Ambalan serta pemberhentian Pengurus Dewan Ambalan Masa Bakti 2021-2022. Sidang Pleno II Pembagian, Pembahasan Sidang Komisi dan Pengesahan, adapun 3 (tiga) Komisi yang dimaksud, yaitu : Komisi A Pembahasan Adat Ambalan, Komisi B Penyusunan Rencana Kerja dan Komisi C Penyusunan Anggota Sangga sesuai passion tiap Anggota yang berstatus Ambalan. Sidang Pleno III Pemilihan Dewan Ambalan Masa Bakti 2022-2023. 

Terdapat perbedaan antara Dewan Ambalan Ranggong Dg. Romo dan Opu Dg. Risadju. Pada saat Sidang Pleno III Ambalan Opu Dg. Risadju 08.096 memilih dan mengesahkan Dewan Ambalan yang baru Masa Bakti 2022-2023 sebagai berikut: A. Saskia Dwi Afika Idrus (Pradana), Fidyah Syafirah Mbuinga (Pemangku Adat), Andi Hasnidar Darwis (Kerani), Nurhidayah (Bendahara) dan Nurul Shafira (Bidang Kegiatan & Latihan).

Sedangkan Ambalan Ranggong Dg. Romo memutuskan membentuk Tim Formatur untuk mencari dan menetapkan bakal calon Dewan Ambalan Ranggong Dg. Romo Masa Bakti 2022-2023 dengan estimasi waktu selama 1 (satu) minggu, adapun nama-nama Tim Formatur Dewan Ambalan Ranggong Dg. Romo, yaitu : Rifky Hidayat (Demisioner Pemangku Adat), Maulana Arif Abdillah (Demisioner Juru Uang) dan Taslim Nasa (Anggota Ambalan).

Suasana Penutupan Musyawarah Ambalan Masa Bakti 2021-2022

Setelah ditetapkan Hasil Musyawarah Ambalan Masa Bakti 2021-2022, kegiatan diakhiri dengan Penutupan. Kakak Hadyan Ramadani sebagai Demisioner Ketua Dewan Ambalan Opu Dg. Risadju Masa Bakti 2021-2022 berharap semoga apa yang telah dicapai di musyawarah ambalan dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan.

Kakak Musdar Asman sebagai Pembina Ambalan Ranggong Dg. Romo juga berharap "Musyawarah Ambalan Kali ini juga sebagai ajang dari gugusdepan Kota Makassar 08.095-08.096 Pangkalan Universitas Negeri Makassar untuk mempersiapkan Kadernya pada Muspanitra Tingkat Cabang, Daerah, dan Nasional agar Anggota UKM Pramuka UNM bisa menjadi Anggota DKC, DKD, Serta DKN" ucapnya.

 

 

Penulis : A. Saskia Dwi Afika Idrus

Dipublikasikan oleh Humas UKM Pramuka UNM

Selengkapnya...

Friday, 6 January 2023

PEMBUKAAN MUSYAWARAH AMBALAN MASA BAKTI 2021-2022 DIHADIRI OLEH KETUA GUGUS DEPAN KOTA MAKASSAR 08-096 PANGKALAN UNM

Suasana Prosesi Buka Adat Ambalan

Sebagai bentuk evaluasi 1 (satu) periode kepengurusan Dewan Ambalan Ranggong Dg. Romo dan Opu Dg. Risadju Masa Bakti 2021-2022 Pangkalan Universitas Negeri Makassar, UKM Pramuka UNM mengadakan Musyawarah Ambalan yang dibuka pada tanggal 05 Januari 2023 bertempat di Sanggar Bakti UKM Pramuka UNM.

Musyawarah Ambalan Ranggong Dg. Romo dan Opu Dg. Risadju Masa Bakti 2021-2022 Pangkalan Universitas Negeri Makassar kali ini mengusung tema "Bersinergi membentuk kader yang inovatif melalui kolaborasi" yang diharap sebagai doa agar membentuk kader yang mampu berinteraksi menghasilkan keharmonisan melalui inovasi baru dan kolaborasi untuk meningkatkan produktivitas.

Suasana Pembukaan Musyawarah Ambalan Masa Bakti 2021-2022

Pembukaan Musyawarah Ambalan ini dibuka oleh Kakak Prof. Dr. Hj. Andi Kasmawati, M.Hum. selaku Ketua Gugusdepan Kota Makassar 08.096 Pangkalan UNM melalui Virtual Zoom Meeting. Juga dihadiri oleh Kakak Musdar Asman, S.Pd., M.Si. (Pembina Ambalan Ranggong Dg. Romo), Kakak La Siatta, S.Pd. (Pembantu Pembina Ambalan Ranggong Dg. Romo) dan Kakak Hj. Sumiati Patimari, S.Pd., M.Pd. (Pembina Ambalan Opu Dg. Risadju) melalui Virtual Zoom Meeting serta kakak-kakak Dewan Ambalan, Dewan Racana, Anggota Ambalan dan Anggota Racana secara langsung di Sanggar Bakti UKM Pramuka UNM.

Suasana Penyerahan Palu Sidang Musyawarah Ambalan Masa Bakti 2021-2022

Musyawarah  merupakan sebuah ruang evaluasi, diskusi dan menyatukan perbedaan pendapat. Musyawarah dianggap bernilai adil pada setiap hasil keputusan yang dibuat. Musyawarah Ambalan diadakan tidak sebagai ajang pembantaian melainkan sebagai ruang pelaporan pertanggungjawaban pengurus terhadap program kerja yang dijalankan selama masa baktinyya.

 

Penulis : A. Saskia Dwi Afika Idrus

Selengkapnya...

Tuesday, 27 December 2022

Pemuda Memperkuat dan Mengisi Kemerdekaan dengan Nilai Pramuka, Apakah Bisa?

 

 (Foto bersama dengan Rektor UNM : Petugas Upacara Peringatan Kemerdekaan RI Ke-77)

Terdapat dua momen penting bagi generasi muda di bulan Agustus yang masih diperingati setiap tahunnya, yaitu Hari Pramuka dan Hari kemerdekaa Republik Indonesia yang maknanya sangat penting bagi generasi muda saat ini khususnya pemuda Pramuka. Pada saat pelaksanaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, pada saat itu peran pemuda adalah mengamankan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dengan tujuan agar tidak diperalat atau dipengaruhi oleh pihak Jepang dan Sekutu dalam memproklamasikan Indonesia. Selain itu, ada juga peristiwa Rengasdengklok yang terjadi karena adanya perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda.

Walaupun dikatakan Indonesia telah merdeka, bukan berarti kita sebagai generasi muda tidak memiliki tanggungjawab. Justru sebagai generasi muda banyak hal yang perlu dilakukan untuk memperkuat dan mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pejuang dengan disinergiskan dengan nilai-nilai moral yang terkandung dalam Pramuka. Begitu besarnya peranan pemuda dalam melakukan perubahan sejalan dengan jargon Presiden Soekarno untuk membangkitkan semangat para pemuda yaitu, “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, dan beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncang dunia”. Dari jargon tersebut dapat dimaknai bahwa pemuda memiliki peran yang penting untuk kemajuan bangsa yaitu dengan cara mengisi kemerdekaan bangsa ini dengan hal-hal positif dintaranya melalui cara menanamkan nilai-nilai kepramukaan dalam dirinya.

Gerakan kepanduan yang dikenal dengan Praja Muda Karana (Pramuka) dengan beranggotakan anak - anak usia sekitar 9 tahun sampai usia dewasa sudah berusia 61 tahun. Melalui gerakan ini akan terbentuk watak dan mental generasi muda, baik itu norma yang ada dalam kehidupan, nilai sosial, kecerdasan emosional maupun kecerdasan sosial. Hal ini sesuai dengan ikrar Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka. Di mana di dalam Tri Satya, seorang pramuka harus memegang teguh sang Pencipta untuk dapat menjauhi yang dilarang-Nya, selain itu setia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia serta alat pemersatunya dengan mengamalkan Pancasila yang berketuhanan dan berkerakyatan sosial. Kesetiaan yang terakhir ialah setia untuk mengamalkan Dasa Dharma Pramuka, 10 petunjuk atau pedoman bagi pramuka sebagai insan makhluk sosial agar bermanfaat bagi sekitarnya.

       (Foto Bersama Kegiatan Donor Darah UKM Pramuka UNM)

Menjadi Patriot

Nilai-nilai dalam Dasa Dharma inilah yang dapat dijadikan pemerkuat kemerdekaan yang harus diteruskan oleh generasi muda. Bagaimana generasi muda selalu bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan memelihara dan menjaga alam beserta isinya yang diwariskan oleh para pahlawan pendiri bangsa Indonesia. Bukan sebaliknya mengeksploitasi secara besar-besaran hanya demi keinginan konsumtif. Selain itu sebagai generasi muda berjiwa Pramuka dan ‘pejuang’ kemerdekaan harus menjadi seorang patriot yang berani bertanggungjawab namun tetap sopan, patuh pada aturan yang ada. Jika ada suatu permasalahan diselesaikan tanpa melalui kekerasan tetapi dengan musyawarah dengan tanpa putus asa menyelesaikannya dan tabah menghadapi cobaan yang ada. ‘Pejuang’ kemerdekaan harus dapat secara sukarela berani menolong dengan sesama yang membutuhkan, menerapkan hidup hemat dan cermat, berdisiplin dan tetap bertutur kata dan perilaku yang baik di dalam kehidupan bermasyarakat kesehariannya.

(Kegiatan Sekolah Merdeka UKM Pramuka UNM)

Berjiwa Patriotisme

Tertanamnya nilai-nilai Pramuka dalam jiwa generasi muda, mampu memberikan bekal dan pedoman bagaimana generasi muda memperjuangkan kembali semangat para pejuang untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Semangat yang selalu berjiwa patriotisme dan pantang menyerah dalam segala kondisi, ancaman dan keadaan apapun. Kemerdekaan yang diperjuangkan pejuang akan menjadi lebih berarti bila generasi mudanya mampu memperkuatnya dengan kesadaran diri mengisi kemerdekaan dengan nilai positif, karya positif dan sikap positif. Sehingga generasi muda akan menjadi generasi muda yang tangguh menghadapi tantangan di alam kemerdekaan ini dan mendarmabaktikan dirinya bagi kemajuan negeri ini.


Penulis: A. Ferry Ardiansyah

Dipublikasikan oleh Humas UKM Pramuka UNM

Selengkapnya...

Sunday, 11 December 2022

PENTINGKAH ORGANISASI BAGI SEORANG MAHASISWA?

 

Mahasiswa memberikan pengalaman Kepramukaan kepada Siswa

Seringkali kita mendengar tipe mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang) dan mahasiswa kura-kura (kuliah rapat). Kedua tipe ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Memiliki perbedaan yang cukup signifikan bagi seorang mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi dan mahasiswa yang rutinitasnya kuliah pulang.

Organisasi dalam instansi perguruan tinggi menjadi wadah bagi setiap mahasiswa menyalurkan minat dan bakatnya. Bergabung dalam organisasi mahasiswa mampu bersosialisasi didalam maupun diluar kampus melalui aktivitas bakti sosial, penanggulangan bencana serta meningkatkan keterampilan kepemimpinan.

Organisasi Pramuka Mengadakan Kegiatan Talkshow

Menurut Darmawan, dalam tulisannya "Kiat Sukses Manajemen Organisasi Kemahasiswaan" (2001) bahwa organisasi kemahasiswaan tentu di dalamnya terdapat kumpulan sumber daya manusia yang beragam, sumber daya alam dan lingkungan, tujuan yang hendak dicapai, dan sarana atau instrumen yang digunakan dalam mencapai tujuan yang dimaksud. Berdasarkan tulisan tersebut, dapat disimpulkan bahwa organisasi dalam ranah perguruan tinggi merupakan sarana sebagai penyalur aspirasi dan kreativitas mahasiswa dalam proses pengembangan diri terutama pada pengembangan keterampilan kewarganeraan (civic skills).

Organisasi mampu memberikan perubahan yang cukup signifikan kepada diri seorang mahasiswa, tergantung bagaimana cara menyikapinya. Terkadang organisasi tidak hanya memberi kesan positif melainkan juga memberi kesan negatif, seperti pergaulan yang cukup bebas, harus pandai mengatur waktu, mengatur kegiatan berdasarkan skala prioritas, dan beberapa hal lainnya.

Organisasi Pramuka memberikan Pelatihan kepada Masyarakat Desa

Menjadi seorang mahasiswa dalam memilih ruang untuk belajar perlu adanya pengamatan dan penyesuaian. Setiap ruang belajar memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Organisasi penting sebagai ruang belajar selain meja perkuliahan bagi seorang mahasiswa, tapi seorang mahasiswa harus tahu skala prioritas antara kuliah dan organisasi.

Organisasi tidak menjadi penghalang dalam perkuliahan, tapi Kuliah adalah prioritas utama dalam perkuliahan.


Penulis : A. Saskia Dwi Afika Idrus

Selengkapnya...

Tuesday, 29 November 2022

GALERI KEGIATAN SEPTEMBER S.D NOVEMBER MASA BAKTI 2021-2022

1)  Bina Desa Tahun 2022

Desa binaan merupakan salah satu pengaplikasian tribina pramuka pada poin bina masyarakat. Untuk periode 2021—2022 kegiatan yang telah dilaksanakan yakni Tarsius Fest bertujuan untuk meningkatkan minat wisatawan untuk datang ke Desa binaan yang juga dikenal debagai Desa Wisata yakni di desa Tompobulu Kec. Ballocci Kab. Pangkep dengan nama Tarsius Fest tanggal 13-16 Oktober 2022.


2)  Jelajah Wisata Budaya Tahun 2022

Jelajah Wisata Budaya atau yang disingkat JWB adalah program kegiatan dari Ambalan di periode tahun 2021-2022. JWB tahun ini memiliki tujuan berupa menggali informasi tentang wisata dan budaya di 3 Etnis Yaitu Etnis Bugis, Etnis Toraja, Dan Etnis Makassar dengan cara mengunjungi di daerah yang kental dengan ketiga etnis tersebut. Kegiatan JWB mulai terlaksana yaitu telah mengunjungi kab. Bone (museim lapawawoi dan pembuatan Songkok recca) dan Kab. Wajo (Masjid Tua Tosora dan Pembuatan sarung tenun); Kabupaten Bulukumba (Pembuatan Kapal Phinisi dan Wisata Budaya Kajang); serta Toraja Utara (Londa, Kete' Kesu, dan pembuatan Sarung Toraja).

Selain itu, JWB juga memiliki output berupa Buku saku perjalanan atau buku panduan perjalanan. JWB ini bukan hanya berkunjung ke 3 etnis terbesar yang ada di sulawesi selatan tapi adapun dari puncak Kegiatan JWB masih menyisakan 1 agenda yaitu Expo Kebudayaan yang sementara di rancang untuk dilaksanakan.

 

3)  Pelatihan Content Creator

Latihan Rutin Content Creator ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan puncak Jelajah Wisata Budaya yaitu “TALKSHOW TO’MAORAYA EXPO” yang kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 12 November 2022, dengan menghadirkan 3 narasumber nasional yaitu kak Yudha Adhiyaksa (Kepala pusat informasi KWARNAS), kak Sherly Annavita (Motivator Nasional), Kak Rijal Djamal (Content creator Sul-Sel). Kegiatan ini juga dihadiri oleh keynJote speaker yaitu wakil bupati Kab. Maros kak Suhartina Bohari, S.E. kegiatan ini di buka oleh ketua gugus depan 08.096 yaitu kak Prof. Dr. Hj. Andi Kasmawati,M.Hum. dan kegiatan inipun di ikuti kurang lebih 300 peserta, yang terdiri dari unsur purna, pramuka perti se-sulawesi selatan, dan masyarakat umum.

 

4)  Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah

Pelatihan perawatan jenazah berlangsung pada Ahad, 30 Oktober 2022 secara luring di sanggar bakti UKM Pramuka UNM. Latihan rutin ini berisi bagaimana tahapan perawatan jenazah dari pertama hingga akhir yakni tahap pemakaman.

 

5)  Pelatihan Kehumasan

Pelatihan Kehumasan bertujuan agar peserta pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahamannya tentang kehumasan. Pelatihan ini dibawakan oleh Kakak Adriani, S.Pd. selaku pemateri. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 20 November 2022 yang berlokasi di Sanggar Bakti UKM Pramuka UNM. Peserta yang hadir membuat artikel mengenai pelatihan kehumasan sebagai output dari kegiatan ini.

 

6)  Pengajian Rutin

Pengajian rutin ini dijadwalkan ba’da shalat maghrib berjama’ah. Kegiatan ini dilaksanakan pada 1 September 2022; 8 September 2022; 23 September 2022 bertempat di Sanggar Bakti UKM Pramuka UNM.

 

7)  Olahraga Rutin

Kegiatan olahraga rutin merupakan kegiatan pengembangan fisik yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi antar anggota dan purna. Kegiatan olahraga rutin dilaksanakan pada 4 September 2022 Panahan; dan 30 Oktober 2022 Badminton.

 

8)  Bakti Sanggar

Bakti sanggar merupakan kegiatan yang giat bersih di Sanggar Bakti UKM Pramuka UNM yang bertujuan untuk meningkatkan rasa kepedulian dan kerjasama antar anggota terhadap lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 19 November 2022; dan 4 Desember 2022.

 

Penulis: Humas UKM Pramuka UNM

Selengkapnya...