Friday, 11 October 2019

Siapa itu Pramuka Garuda ? Sesuai Keputusan KWARNAS Gerakan Pramuka No. 038 Tahun 2017

Fasilitator Kajian Sebaya

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Salam Pramuka!!!

Halo Kakak-kakak berjumpa lagi di kajian Sebaya, saya selaku fasilitator kembali mengucapkan terima kasih yeng sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung sepenuhnya kegiatan kajian sebaya ini sehingga saya selaku fasilitator merasa bersemangat menyampaikan materi pada kajian ini.

Kakak-kakak sekalian pada kajian sebelumnya fasilitator mengangkat topik siapa sih pramuka penegak itu? Sudah dibacakan materinya? Nah sesuai janji fasilitator diakhir tulisan pada pertemuan sebelumnya maka fasilitator mengangkat Topik yaitu Pencapaian Pramuka Garuda.

Semoga materi yang akan disampaikan mampu memotivasi kakak-kakak dalam pencapaian Pramuka Garuda. Menjadi seorang Pramuka bisa dibilang menjadi pencapaian bergengsi untuk anggota Pramuka tetapi tenyata masih banyak Pramuka-pramuka yang hebat belum mengetahui bagaimana atau apa saja syarat untuk mencapai Pramuka Garuda. Bagi kakak-kakak yang belum tahu, baca sampai akhir yah. Mari Mengkaji…..

Apasih Pramuka Garuda itu? Pramuka Garuda adalah seorang anggota muda Gerakan Pramuka yang telah mencapai kecakapan dan penghargaan tertinggi pada masing-masing jenjang Pendidikan Kepramukaan, baik itu Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega tentunya.

Wow Pencapaian tertinggi!!! Menarik bukan?

Nah disini fasilitator akan menyampaikan syarat untuk mencapai Pramuka Garuda berdasarkan Petunjuk Penyelenggara Pramuka Garuda No. 038 Tahun 2017. Ok kita lanjutkan kakak-kakak. Jangan lupa download Petunjuk Penyelenggaraannya Yah.

Link Download : https://drive.google.com/open?id=1dwmNyBr0qec833Cd4C3rADi4g9xGqNgV

Jadi Kakak-kakak syarat pramuka Garuda merupakan ketentuan yang harus dipenuhi oleh seorang aggota muda sesuai dengan golongan usianya.

A. Pramuka Penegak Garuda                                                             
Seorang Pramuka Penegak ditetapkan sebagai Pramuka Penegak Garuda jika telah memenuhi syarat:

  1. Memahami UUD RI 1945, UU RI Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka
  2. Telah menyelesaikan SKU tingkat Penegak Laksana dan berlatih sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan setelah dilantik.
  3. Menjadi Contoh yang baik dalam gugusdepan, di rumah, di sekolah/perguruan tinggi, di tempat kerja dan di masyarakat, sesuai dengan Trisatya dan Dasa Darma.
  4. Telah memiliki Tanda Kecakapan Khusus (TKK) untuk Pramuka Penegak sekurang- kurangnya 9 (Sembilan) macam dari masing-masing bidang Kecakapan Khusus, sekurang-kurangnya 2 (dua) macam Tingkat Utama dan 3 (tiga) macam Tingkat Madya,. Jenis  TKK  yang  diwajibkan  berdasarkan  ketentuan  gugusdepan  dimana  Penegak berada.
  5. Pernah mengikuti pertemuan Pramuka Penegak, di tingkat Ranting, Cabang, Daerah.
  6. Tergabung dalam salah satu Satuan Karya dan mampu mengaplikasikan keterampilan di satuan karya pramuka tersebut
  7. Aktif membantu Pembina di gugusdepan
  8. Dapat mengoprasikan komputer dan memanfaatkan teknologi informasi internet.
  9. Secara aktif menggunakan salah satu bahasa international.
  10. Dapat  menyelenggarakan  suatu  proyek  produktif  yang  bersifat  perseorangan  atau bersama di lingkungan.
  11. Sebagai penabung yang rajin dan teratur.
  12. Mampu menampilkan kecakapan di bidang seni budaya, olahraga, ilmu pengetahuan dan teknologi di depan umum.
  13. Dapat melakukan  kegiatan  pembangunan  di  lingkungan  mulai  dari  perencanaan pelaksanaan, dan penilaian.


B. Pramuka Penegak Pandega
Seorang  Pramuka  Pandega  ditetapkan  sebagai  Pramuka  Pandega  Garuda  jika  telah memenuhi syarat :
  1. Memahami dan dapat menjelaskan dengan baik UUD RI 1945.
  2. Menjadi Contoh yang baik dalam Gerakan Pramuka, di rumah, di sekolah/perguruan tinggi, di tempat kerja dan di masyarakat.
  3. Sekurang-kurangnya telah mengikuti tiga kali acara yang dipilihnya antara lain . 
  • Pertemuan Pramuka Penegak dan Pandega di tingkat Ranting, Cabang, Daerah, Nasional atau International.
  • Perkemahan Wirakarya, perkemahan salah satu Satuan Karya Pramuka (Saka), atau perkemahan bakti sekurang-kurangnya di tingkat cabang.
  • Integrasi masyarakat, atau pembuatan proyek-proyek kegiatan.
4. Pernah membuat perencanaan, persiapan, pelaksanaan, pengawasan dan penilaian dari kegiatan Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, dan Pramuka Penegak
5. Aktif membantu Pembina di Gugus Depan
6. Dapat mengoperasikan komputer dan memanfaatkan teknologi informasi internet. 
7. Secara aktif menggunakan salah satu bahasa Internasional.
Nah, itu adalah syarat yang harus kakak penuhi jika ingin menjadi seorang Pramuka Garuda, Selanjutanya siapa saja sih tim Penilai calon Pramuka Garuda? 

Tim penilai pramuka Garuda terdiri  dari  Ketua  Gugusdepan, Pembina  Satuan, orang tua/wali calon Pramuka Garuda, dan seorang Andalan Ranting, serta tokoh masyarakat. Bilamana Andalan Ranting tidak tersedia dapat diisi oleh Andalan satu tingkat diatas dan seterusnya. 

Tim penilai tersebut harus disahkan langsung oleh Ketua Kwartir Cabang. Peniliaian Calon Pramuka Garuda pada hakekatnya dilakukan dengan cara perseorangan. Kakak-kakak sekalian untuk penetapan pramuka Garuda oleh Ketua Kwartir Cabang atas rekomendasi dari tim penilai dan Pemberian Tanda Pramuka Garuda dilakukan di Kwartir Cabang.

Berikut salah satu foto Pelantikan Pramuka Penegak Garuda pada tanggal 30 Agustus 2018.
Pelantikan Pramuka Garuda anggota UKM Pramuka UNM
Keren kan, ayo kakak-kakak tingkatkan kualitas diri melalui pembinaan pramuka garuda.

Ok kakak sekalian mari kita lanjutkan!!!

Selanjutnya yaitu bagaimana bentuk Tanda Pramuka Garuda? Berikut Gambarnya:
Tanda Pramuka Garuda
Berdasarkan PP Pramuka Garuda Tanda Pramuka Garuda terdiri atas 4 (empat) macam, yaitu :
  1. Tanda Pramuka Garuda berwarna dasar Hijau untuk Pramuka Siaga.
  2. Tanda Pramuka Garuda berwarna dasar Merah untuk Pramuka Penggalang.
  3. Tanda Pramuka Garuda berwarna dasar Kuning untuk Pramuka Penegak.
  4. Tanda Pramuka Garuda berwarna dasar Coklat untuk Pramuka Pandega.

Pada gambar diatas terdapat 2 Jenis Tanda Pramuka Garuda yaitu
  1. Tanda Pramuka Garuda terbuat dari logam digantungkan pada pita kain,
  2. Tanda pramuka Garuda harian terbuat dari bahan kain.


Pemakaian Tanda Pramuka Garuda itu tidak sembarang kakak-kakak itu juga sudah diatur dalam aturan Pramuka Garuda sebagai berikut

Ketentuan Dan Penggunaan Tanda Pramuka Garuda

  1. Tanda Pramuka Garuda berbentuk lencana digunakan pada acara khusus, antara lain: HUT RI, Hari Pramuka, Upacara Pelantikan Pramuka Garuda.
  2. Lencana dikalungkan di leher pada Seragam Pramuka.
  3. Tanda Pramuka Garuda Harian digunakan pada kegiatan sehari-hari.
  4. Tanda Pramuka Garuda Harian diletakan di dada sebelah kiri di atas tanda penghargaan lainnya pada Seragam Pramuka.

Dari pada kakak-kakak berangan – angan tentang penempatan lambang pada seragam pramuka. Yuk cek gambar dibawah.
Salah satu anggota Pramuka UKM Pramuka UNM yang mencapai Pramuka Garuda
Keren bukan…pastinya membuat kamu makin tertarik untuk segera mencapai tingkatan pramuka tertinggi ini.

Oke kakak-kakak sekalian cukup sampai disini materi kita pada kajian kali ini, untuk lebih jelasnya silahkan Kaji Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka Garuda No. 038 Tahun 2017. Saya selaku fasilitator pada kegiatan ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat semoga apa yang disampiakan pada tulisan ini, menambah wawasan kita terkait Syarat Pramuka Garuda.

Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Penulis : Kak Edwin (Sekretaris Dewan Ambalan Ranggong Dg. Romo Masa Bakti 2018 - 2019)
Editor : HUMAS UKM Pramuka UNM


Selengkapnya...

Thursday, 10 October 2019

UKM Pramuka UNM membuka pendaftaran KMD golongan Penggalang dan KML golongan Penegak

Info Pendaftaran
Gugus Depan Kota Makassar 08.095 - 08.096 Pangkalan Universitas Negeri Makassar membuka pendaftaran Kursus Pembina Pramuka  Mahir  tingkat Dasar Golongan Penggalang dan Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat Lanjutan Golongan Penegak. 

Kegiatan ini akan berlangsung selama satu minggu mulai tanggal 18 s.d 23 Oktober 2019 bertempat di Benteng Somba Opu Kabupaten Gowa dengan konsep perkemahan Full, yang akan memberikan nuansa alam bebas terhadap peserta.

UKM Pramuka UNM telah mengeluarkan info terkait pelaksanaan kegiatan ini mulai dari bulan September 2019 dan pendaftarannya hingga saat ini berlangsung yang dimulai dari tanggal 21 September s.d 12 Oktober 2019, adapun jadwal pelaksanaan Technical Meeting pada hari Minggu, 13 Oktober 2019 di Sanggar Bakti UKM Pramuka UNM (Gedung A.P Pascasarjana UNM) untuk menjelaskan tentang teknis pelaksanaan kegiatan KMD dan KML ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada kakak-kakak anggota pramuka yang ingin memperdalam terkait ilmu kepramukaan pembinaan  dan  kesempatan khusus untuk kakak- kakak anggota yang dalam tahap penyelesaian SKU pandega sesuai dengan poin SKU nomor 19 terkait pelaksanaan mengikuti Kursus Mahir Tingkat Dasar.

Selain itu, ketua pelaksana kegiatan ini kak Sri Hardiyanti Hasbi yang juga merupakan salah satu unsur Pembina Ambalan Opu Dg. Risadju mengungkapkan harapan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. “saya selaku ketua panitia dalam pelaksanaan ini, berharap kegiatan ini dapat terlaksanan dengan baik, dimana tujuan pelaksanaan ini yakni memperdalam ilmu kepramukaan dan memberikan bekal buat kakak-kakak untuk terjun kesekolah-sekolah menjadi seorang pembina yang handal dan berkompeten” tuturnya.

Dalam hal ini, Gugus Depan Kota Makassar 08.095 - 08.096 Pangkalan Universitas Negeri Makassar yang rencananya akan bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Pramuka Tingkat Daerah dimana pelatih dalam kegiatan ini juga berasal dari beberapa kwartir cabang yang ada di Sulawesi Selatan.

Untuk info pendaftaran lebih lanjut silahkan menghubungi humas UKM Pramuka UNM pada nomor : 085399911095 (via WA &. Telpon)

Penulis : HUmas UKM Pramuka UNM
Selengkapnya...

Wednesday, 9 October 2019

Sukseskan LATGABNAS XI UKM Pramuka UNM utus 4 orang anggota

Peserta LATGABNAS XI Tahun 2019
4 Anggota Gugus Depan Kota Makassar 08. 095 – 08.096 Pangkalan Universitas Negeri Makassar mengikuti kegiatan Latihan Gabungan Nasional ke XI (LATGABNAS XI) tahun 2019 di Samarinda, Kalimantan Timur. 

Kegiatan LATGBANAS XI ini dilaksanakan oleh Pramuka Universitas Mulawarman, dimana diketahui bahwa Pramuka UNMUL sendiri disepakati menjadi tuan rumah LATGABNAS XI pada kegiatan LATGABNAS X yang dilaksanakan di Universitas Jambi tahun 2018 silam. Kegiatan LATGABNAS XI ini berlangsung sejak tanggal 7 – 12 Oktober 2019. 

UKM Pramuka UNM sendiri, mengutus 4 Duta Gugus Depan yang terdiri dari dua orang putra dan dua orang putri untuk mengikuti kegiatan tersebut. Mereka adalah Mudatsir, Amiruddin, Fitri Handayani, dan Alfira Sandika Fitri. 

Salah satu Duta Gugus Depan, Kak Fitri Handayani yang juga merupakan salah satu Dewan Racana Opu Dg. Risadju mengatakan “Saya pribadi sangat antusias untuk mengikuti kegiatan LATGABNAS XI di Samarinda, saya juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya dan Kakak – kakak lainnya yang juga merupakan Duta Gugus Depan. Semoga kami bisa sampai dengan selamat di Samarinda dan kembali ke Makassar dengan keadaan sehat.” tuturnya saat sempat diwawancarai sebelum berangkat ke Samarinda. Keempat Duta Gugus Depan tersebut berangkat ke Samarinda pada hari Ahad, 6 Oktober 2019 menggunakan transportasi pesawat terbang, penerbangan Ujung Pandang (UPG) – Balikpapan (BPN). 
Foto bersama sebeleum keberangkatan
Diketahui bahwa kegiatan LATGABNAS adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dimana tujuan utama dari kegiatan ini adalah menjalin silaturahim sesama anggota pramuka yang berpangkalan di Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia. 

UKM Pramuka UNM sendiri hampir setiap tahun terus mengirim delegasi sampai pada LATGABNAS ke XI ini di tahun 2019. Sebelumnya, UKM Pramuka UNM juga pernah menjadi tuan rumah kegiatan LATGABNAS yakni pada LATGABNAS IX tahun 2017. 

Kegiatan LATGABNAS merupakan salah satu kegiatan yang ditunggu – tunggu setiap anggota pramuka yang berpangkalan di perguruan tinggi se – Indonesia, karena pada kegiatan inilah mereka bisa menjalin silaturahim dan berbagi pengetahuan pramuka serta kondisi pramuka yang berpangkalan di perguruan tinggi dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. 

Danj juga diketahui kegiatan LATGABNAS sering sekali diikuti dari berbagai perguruan tinggi dari Sabang hingga Merauke. Tentu, selain itu, mereka juga bisa berbagi pengetahuan budaya dari daerah asal masing – masing yang akan menambah pengetahuan tentang keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia dan di akhir kegiatan ini akan di pilih tuan rumah LATGABNAS selanjutnya. 

Penulis : Humas UKM Pramuka UNM
Selengkapnya...

Thursday, 3 October 2019

Persiapkan diri untuk menghadapi perubahan dunia, UKM Pramuka UNM mengikuti Dialog Interaktif dan Diskusi Kaum Pemuda

Pemberian materi oleh Ibu Huzeima Ibrahim SH, MH

Kamis, 3 Oktober 2019  UKM Pramuka UNM mengikuti Dialog Interaktif dan Diskusi Publik Kaum Muda yang diselenggarakan di Aula Kantor Kwartir Daerah Sulawesi Selatan yang berkeja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga.

Kegiatan ini berlangsung dari pukul 13.00 s.d 17.00 yang diawali dengan registrasi peserta, pembukaan kemudian lanjut ke kegiatan inti dengan dialog Bersama.

Peserta kegiatan ini berasal dari Pramuka penegak dan Pandega di berbagai Perguruan Tinggi tingkat Makassar dengan mengutus beberapa anggota adapun UKM Pramuka UNM mengutus 7 anggota Racana dan Ambalan Ranggong Dg. Romo dan Opu Dg. Risadju.

Kegiatan Dialog Interaktif dan Diskusi Publik Kaum Muda ini bertemakan Peran Pemuda terkait Pembangunan dalam Perspektif Era Digital yang dapat memberikan kesempatan pramuka untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi era sekarang ini.

Dalam kegiatan ini sambutan diberikan oleh kak Muhlis Abdullah S.Pd MM selaku perwakilan dari Kwartir Daerah Sulawesi Selatan yang mengatakan bahwa hingga saat ini Pendidikan pramuka menjadi hal yang penting bukan hanya dikalangan pramuka namun dikalangan lainnnya.

“Hingga saat ini pendidikan kepramukaan sangat dibutuhkan dalam pembentukan karakter, hingga tidak jarang  mulai didirikan saka pada berbagai instansi yang dapat memberikan Pendidikan karakter” tutur Pembina Racana Ranggong Dg. Romo ini. 

Selain itu, kegiatan ini dibuka oleh ibu Ir. Sri Endang Sukarsih, M.P Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang menyampaikan tujuan dan pesan dalam kegiatan ini,
“kegiatan ini bertujuan agar anggota pramuka dapat memiliki output setelah melaksanakan kegiatan ini, karena banyaknya ancaman yang sangat memprihatinkan, salah satu contohnya adalah korupsi, narkoba, kekerasan seksual dan eksploitasi seksual”

Sehingga beliau berpesan untuk menjadi pemuda yang bermanfaat "saya berharap agar seluruh anggota pramuka dapat memberikan manfaat bagi bangsa dan negara karena pemuda adalah jantung peradaban, ketika pemuda mati maka negara hanya akan menghitung hari untuk menghilang” tuturnya.
Kak Ramasnyah saat memberikan materi dalam Dialog Interaktif dan Diskusi Publik Kaum Muda  
Adapun Pemateri dalam kegiatan ini yakni ibu Huzeima Ibrahim S.H M.H yang merupakan Staf ahli Kepemudaan dan Aktivis Perempuan Sulawesi Selatan yang menjelaskan beberapa pemahaman tentang program KPK untuk perempuan yakni SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi) dan  bagaimana peran pemuda serta orang tua dalam mencegah korupsi, serta memberikan penjelasan tentang hal-hal yang menjauhkan pemuda pada narkoba dan korupsi.

Selain itu, pemateri dalam kegiatan ini yakni kakak Dr. H Rahmansyah, beliau memberikan semangat terhadap pemuda-pemuda terutama anggota pramuka, “saya sangat senang, karena hari ini banyak pemuda yang menyuarakan suaranya untuk kepentingan bangsa, dan apa yang kita tempuh dan jalani hari ini adalah jalan yang tepat. Saat ini Indonesia butuh kalian, Sulawesi butuh kalian dan pramuka butuh kalian, serta terima kasih kepada anggota pramuka yang masih sempat membicarakan tentang toleransi, keadilan dan keharmonisan NKRI ini”

Selain itu beliau juga memberikan pesan kepada seluruh anggota pramuka untuk mempersiapkan diri untuk dunia, “saat ini kita butuh mempersiapkan diri, bukan memfokuskan diri pada tata cara upacara melainkan memfokuskan diri dalam hal kerativitas, kita dapat menggenggam dunia dalam waktu singkat dan orang yang dapat melakukan itu adalah orang orang yang mulai mempersiapkan diri yakni pramuka” tuturnya.

Dengan adanya pelaksanaan Dialog Interaktif dan Diskusi Publik Kaum Muda ini memberikan kita pelajaran untuk terus mempersiapkan diri dan tetap berkonstribusi pikiran pada dunia.

Penulis : Humas UKM Pramuka UNM 
Selengkapnya...

Tuesday, 1 October 2019

Jelajah Kota menambah ilmu pengetahuan anggota dalam bersosialisasi dan mengenal geografis di wilayah kota

Proses Pencapaian SKU
Meningkatkan semangat anggota Ambalan Ranggong Dg. Romo dan Opu Dg. Risadju dalam pencapaian Syarat Kecakapan Umum, kakak Pembina Ambalan Ranggong Dg. Romo membuat konsep pencapaian SKU dalam konsep yang lebih menarik dengan membuat dalam bentuk latihan rutin yakni Jelajah Kota. 

Kegiatan ini mulai dilaksankan pada hari sabtu, 28 September 2019 yang pembukaan kegiatannya berlangsung di Sanggar Bakti Pasca Sarjana UNM dengan menghadirkan Kakak Sekretaris Dewan Kerja Nasional kak Abdul Wahab Munthe, yang memberikan semangat kepada peserta jelajah kota. 
"Semangat kepada kakak-kakak yang mengikuti kegiatan ini, janganlah lihat hasilnya pada hari ini tapi lihatlah dimasa yang akan datang" tuturnya. 

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari mulai dari tanggal 28 - 29 September 2019 Dengan konsep dari kegiatan ini yakni melewati rute yang telah diberikan mulai dari Sanggar UKM Pramuka UNM kemudian kantor Kwartir Cabang Kota Makassar dan berakhir di Kantor Kwartir Daerah Sulawesi Selatan yang dijadikan sebagai tempat peristirahatan. 

Kegiatan puncak dari pelaksanaan ini yakni pengujian SKU yang dilaksankan pada malam hari mulai dari pukul 20.00 s.d 22.00 WITA yang didampingi oleh kakak Pembina Ambalan Ranggong Dg. Romo dan Opu Dg. Risadju kak Muhammad fajar Islam S.Pd dan kak Sumiati Patimari M.Pd.
Peserta Jelajah Kota melakukan sosialisasi kepada warga
Menurut kak Sumiati Patimari kegiatan tersebut sebagai kegiatan yang kreatif dan inovatif. 

"Program kegiatan kali ini memberikan nuansa yang inspiratif, kreatif dan memotivasi peserta dan seluruh anggota disamping pencapaian SKU sekaligus lebih mengenal sosial dan ekonomi serta geografis di wilayah kota". 

Dan juga mengatakan bahwa kegiatan ini menanamkan sikap nilai nilai dasa darma
"selain itu, kegiatan ini dapat menanamkan nilai-nilai yang terdapat dalam dasa darma pramuka , terutama jiwa patriot dan nasionalisme" tuturnya. 

Tidak hanya itu, kakak-kakak peserta dalam kegiatan ini juga diberikan penugasan untuk melakukan live news dikawasan car free day dan memberitakan peristiwa pada saat itu. 
Menurut kak Andri Irwan Syam selaku ketua sangga kerja dalam kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini sangat menarik dan menantang. 

"Saya sangat bangga bisa menjadi ketua sangga kerja dalam kegiatan ini, karena untuk pencapaian SKU itu tidak dilaksanakan dengan sistem menotong namun bisa dilaksankan dalam bentuk yang lebih menarik salah satu contohnya dengan kegiatan jelajah kota ini"Tuturnya. 

Mahasiswa jurusan Penjaskesrek ini juga berterima kasih karena lancarnya kegiatan ini.
"Saya sangat bersyukur karena kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, dan sangat berterima kasih kepada instansi yang kami kunjungi dan menyambut kami dengan baik" tuturnya. 
Olehnya itu, pelaksanaan pencapaian Syarat Kecakapan Umum (SKU) dapat dilakukan dengan penuh kegembiraan.

Penulis : Humas UKM Pramuka UNM
Selengkapnya...

Monday, 30 September 2019

Siapakah Pramuka Penegak Itu ? Berdasarkan Keputusan KWARNAS Gerakan Pramuka No. 176

Fasilitator Kajian Sebaya

[KAJIAN ATURAN PRAMUKA PENEGAK oleh KAK EDWIN]

Sebelum memulai kajian ini, terlebih dahulu silahkan download "Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor : 176 Tahun 2013 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega (POLMEKABIN)" pada link di bawah ini :
Link : https://drive.google.com/file/d/1INZDbu9ocy2qVIqSwGt8KM_eZXfqtl1P/view?usp=sharing

Assalamualaikum Warhamatullahi Wabarakatuh

Salam Pramuka !!!
Pertama-tama saya selaku fasilitator dalam kegiatan Kajian Sebaya mengucapkan Selamat datang kepada kakak peserta pada kajian ini yang dilaksanakan secara online dengan memanfaatkan media sosial, adapun topik pembahasan yang diangkat oleh fasilitator adalah “Siapakah Pramuka Penegak Itu?”  kakak-kakak peserta kajian sebaya, sebagai anggota Pramuka Penegak seyogianya mengetahui lebih jauh tentang Pramuka Penegak itu sendiri dan tentunya sesuai dengan petunjuk penyelenggaraannya.

Aturan yang akan kita diskusikan yaitu sebagian isi dari “Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 176 Tentang Pola dam Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega”. Aturan ini kita akan kaji sesuai dengan Topik Pembahasan yang disampaikan oleh fasilitator yaitu siapakah Pramuka Penegak itu? Mari Mengkaji!!!

Secara umum Gerakan Pramuka adalah organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi kaum muda. Gerakan Pramuka bertujuan membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila serta melestarikan lingkungan hidup.

Oke kakak-kakak kita masuk pada pembahasan inti kita. Jangan lupa buka juga Polmekabinnya agar mendapatkan informasi yang valid. Siapakah Pramuka Penegak itu? Cukup menarik bukan pembahasan kita kali ini? Untuk mengetahuai siapakah pramuka penegak itu, kita tentunya wajib mengetahui mekanisme pembinaan Pramuka Penegak itu sendiri. Di dalam Polmekabin seorang Pramuka Penegak harus melalui yang Namanya Calon Tamu Ambalan.

Tamu ambalan adalah seorang pramuka penggalang yang karena usianya dipindahkan dari pasukan penggalang ke ambalan penegak, atau pemuda yang berusia 16 sampai dengan 20 tahun yang belum pernah menjadi anggota Gerakan Pramuka. Berdasarkan keterangan tersebut jelas bahwasanya tingkatan pada golongan pramuka ditentukan berdasarkan usianya bukan ditentukan pada tingkatan sekolahnya. Sudah tahu kan kenapa di Gugus Depan Kita yang berpangkalan di Universitas Negeri Makassar mempunyai dua Golongan yaitu Pramuka Penegak dan Pandega?

Mari kita lanjutkan!!! Pernahkah kakak-kakak berpikir kenapa Calon Anggota Baru tidak langsung dikukuhkan setelah mengikuti rangkaian Penerimaan Anggota Baru? Ternyata jawabannya adalah Calon Tamu Ambalan wajib mengikuti latihan rutin dan tentunya juga diberikan kesempatan untuk mengenal adat istiadat yang berlaku di ambalan tersebut. Nah, calon Tamu Ambalan ini beradaptasi paling lama tiga bulan sebelum diangkat/dikukuhkan menjadi calon Penegak.

Setelah melakukan proses ini, maka proses selanjutnya yaitu Calon Penegak. Perpindahan status dari tamu ambalan menjadi calon penegak dilaksanakan dengan upacara sederhana dan dialog yang mengandung pendidikan bagi segenap anggota ambalan tersebut. Lamanya menjadi calon penegak sedikitnya enam bulan. Apa yang akan dilakukan selama 6 Bulan? Selain mengikuti latihan rutin dan pertemuan lainnya, disinilah Calon Penegak diberikan kesempatan untuk melaksanakan Ujian SKU Bantara sebagai syarat menjadi Pramuka Penegak.

Nah. Didalam  proses  pembinaan,  setiap  calon  penegak  didampingi  oleh  dua  orang penegak bantara/laksana yang berfungsi sebagai pendamping kanan (moral) dan pendamping kiri (keterampilan).

Oke, Mari kita lanjutkan!!! Setelah melalui proses tersebut maka selanjutnya yaitu Penegak Bantara. Siapa sih Penegak Bantara itu? Penegak Bantara adalah calon penegak yang telah memenuhi SKU bagi penegak bantara dan mentaati adat ambalan. Kakak-kakak sekalian setelah berhasil mencapai tingkatan ini. Disinilah jawaban atas Topik yang kita bahas di awal. Berdasarkan keterngan diatas Pramuka Penegak adalah Pramuka yang telah menyandang TKU dan telah melalui mekanisme pembinaan sesuai dengan Polmekabin.

Apakah Proses Pramuka Penegak hanya sampai disitu? Tentu tidak, selanjutnya Pramuka Penegak Bantara tetap harus Menyelesaikan SKU tingkat penegak laksana sehingga dapat dilantik sebagai penegak laksana. Selain itu Pramuka Penegak Bantara juga diberikan kesempatan Mengembangkan   bakat   dan   minatnya   di   satuan   karya   pramuka   serta menyebarkan tugas pokok Saka sesuai dengan kemampuannya dan Penegak Bantara yang menjadi anggota Saka, tidak meninggalkan gugus depannya.

Sip. Kita Lanjutkan. Tahap selanjutnya yaitu menjadi Penegak Laksana, Siapa sih Penegak laksana itu? Penegak  Laksana  ialah  penegak  bantara  yang telah  memenuhi  SKU  tingkat penegak laksana dan menaati adat ambalan. Perpindahan  dari  penegak  bantara  menjadi  penegak  laksana  dilaksanakan dengan upacara kenaikan tingkat dengan mengucapkan ulang janji Tri Satya dengan sukarela dan berhak memakai tanda pengenal untuk penegak laksana.

Apakah Proses Pramuka Penega hanya sampai disitu? Lagi-lagi tidak. Seorang penegak laksana tetap melanjutkan latihan dan kegiatannya yang dikembangkan untuk meningkatkan pencapai SKK ditingkat yang lebih tinggi dan tentunya mempersiapkan dirinya untuk menjadi Penegak Garuda.

Penegak Garuda? Penasaran? Nantiakan di Kajian sebaya Selanjutnya.
Sekian materi yang saya sampaikan dan tentunya sesuai dengan Polmekabin tahun 2013 saya selaku fasilitator pada kegiatan ini mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat semoga apa yang disampiakan pada tulisan ini, menambah wawasan kita terkaita Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak.

Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.


Penulis : Kak Edwin (Sekretaris Ambalan Ranggong Dg. Romo Masa Bakti 2018 - 2019)
Editor : Humas UKM Pramuka UNM
Selengkapnya...

Monday, 23 September 2019

Tingkatkan kemampuan di Era Digital, UKM Pramuka UNM adakan Pelatihan Desain Grafis

Potret kegiatan Desain Grafis UKM Pramuka UNM
Minggu, 22 September 2019, UKM Pramuka UNM melaksanakan salah satu pelatihan yang memberikan keterampilan khusus kepada seluruh anggota yakni dengan mengadakan latihan rutin pelatihan Desain Grafis CorelDraw.

Adapun hal yang berbeda dari latihan rutin biasanya, dimana tempat pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kwartir Daerah Sulawesi Selatan tepatnya di Aula Kantor Kwarda. Ini adalah salah satu bentuk kebanggaan dari UKM Pramuka UNM karena dapat melaksanaan kegiatan disalah satu kantor kepramukaan tertinggi di Sulawesi Selatan yang beralamat di jalan Monginsidi No. 28 B, Mangkura Makassar.

Kegiatan ini berlangsung dari Pukul 09.00 s.d 16.00 WITA dimana rangkaian kegiatannya dimulai dari kegiatan Upacara Pembukaan Latihan (Upabuklat) , kemudian masuk keinti latihan yakni Pelatihan Desan Grafis CorelDraw dan diakhiri dengan  pelaksanaan Upacara Penutupan Latihan (Upabuklat).

Menurut kak Musdar Asman selaku Pembantu Ambalan Ranggong Dg. Romo mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan sangat menarik.
“kegiatan ini sangat bagus karena memberikan kita keterampilan baru bagi pemula dan meningkatkan kembali kemampuann bagi yang sudah mengetahui tentang hal yang berbau desain, dimana kita mengetahui bahwa di era digital saat ini sangat dibutuhkan keterampilan tersebut, dan juga dasar-dasar desain yang dipelajari dapat menghasilkan desain yang bagus untuk menyebar luaskan informasi tentang kegiatan Ambalan yakni Jelajah Kota Makassar” tuturnya.
Anggota UKM Pramuka UNM saat mengikuti Pelatihan Desaun Grafis
Selain dihadiri oleh kakak Musdar Asman S.Pd M.Si kegiatan ini juga dihadiri oleh kakak Pembina Ambalan Ranggong Dg. Romo Kak Muh. Fajar Islam S.Pd yang juga merupakan pemateri dalam kegiatan ini serta Pembina Ambalan Opu Dg. Risadju kak Sumiati Patimari M.Pd.

Kegiatan yang dilaksanakan ini meruapkan kegiatan positif karena dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini anggota Pramuka khususnya UKM Pramuka UNM mendapatkan ilmu dan juga mengembangkan ilmu pengetahuan yang ada pada diri masing-masing
“kegiatan ini sangat positif karena dapat memacu anggota pramuka untuk melakukan hal-hal yang lebih positif dan mengembangkan kemampuan mereka di Gugus Depan maupun dilingkungan sehari-hari serta menjadi anggota pramuka yang kreativ, inovatif dan produktif” tutur kak Putra Taufik Prayuda  selaku penanggung jawab kegiatan ini.

Dengan adanya kegiatan ini, anggota pramuka dapat mengamalkan kemampuan yang dilakukan baik dalam kebutuhan untuk diri sendiri, keluarga ataupun masyarakat.

Foto kegiatan dan hasil karya peserta pelatihan bisa di lihat di Official Account Instagram UKM Pramuka UNM. https://www.instagram.com/p/B2vX88Gj84L/?igshid=mlzylexdusdy

Penulis : Humas UKM Pramuka UNM 

Selengkapnya...

Lestarikan Budaya Lokal, UKM Pramuka UNM mengikuti Tari Massal di Pantai Losari

Anggota UKM Pramuka UNM saat mengikuti Tari Massal
Sabtu, 21 September 2019 UKM Pramuka UNM memperlihatkan kemampuan dalam bidang seni dengan mengikuti kegiatan budaya dalam bentuk Menari  Massal (Flashmob).

Kegiatan ini berlangsung di Anjungan  Pantai Losari Makassar pukul 16.00 WITA dengan melibatkan kurang lebih 1000 penari dari berbagai latar belakang profesi dan organisasi. 

Diantaranya UKM Pramuka UNM sendiri yang mengutus dua anggota Ambalan Opu Dg. Risadju yakni kak Emayanti Angraeni dan kak Andi Heri Puspita serta didampingi oleh ketua Ambalan Opu Dg Risadju kak Fitria.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi dan Bersatu dalam tarian khas local untuk menumbuhkan cinta Tanah Air dan keberagaman dalam mengukuhkan persaudaraan, toleransi dan rasa kebersamaan.

Dimana setiap anggota Pramuka harus memiliki kepribadian yang beriman, bertaqwa, berjiwa patriotic, taat hukum, disiplin , menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun negara, mengamalkan Pancasila, melestarikan lingkungan hidup yang merupakan tujuan dari Gerakan Pramuka yang sejalan dengan fokus Pendidikan Karakter dan menjadi program utama kementerian Pendidikan nasional.

Dalam UU No. 12 Tahun 2010 pasal 1 ayat 4 yang menyebutkan “Pendidikan kepramukaan adalah proses pembentukan kepribadian, kecakapan hidup, dan akhalak mulia Pramuka melalui penghayatan dan pengamalan nilai nilai kepramukaan".
Kak Ema dan kak Heri saat mengikuti kegiatan Tari Massal di Pantai Losari
Adapun tarian yang digunakan dalam kegiatan ini yakni Tarian Pakarena yang merupakan tarian tradisional warisan budaya kebanggaan masyarakat bugis dan memiliki pesan-pesan yang agung disetiap gerakannya.

Menurut kak Fitria selaku ketua Dewan Ambalan opu Dg. Risadju mengungkapkan bahwa kegiatan ini membantu kita untuk lebih mencintai tanah air terutama dalam hal kebudayaan.

“kegiatan tari kolosal ini membantu kita untuk lebih mencintai kebudayaan, kearifan local dan tanah air kita yang sejalan dengan Penyelesaian Syarat Kecakapan Umum yang didalamnya terdapat bina diri, serta penyelesain poin SKU dimana anggota Pramuka mampu menampilkan kesenian daerah masing-masing” tuturnya.

Untuk tarian koloasal ini diawali di bukota Jakarta dengan tari Cokekan kemudian daerah Bandung dengan tari Ketuk Titu dan berlanjut ke Medan dengan Tari Ahoi selanjutnya berlanjut ke Jember yang menarikan tari Pandhalungan dan Makassar menari Bersama Tari Pakarena dengan Tema “ Indonesia Pa’rasanganta”.

Semoga dengan adanya kegiatan menari Bersama ini dapat meningkatkan kecintaan kita terhadap tanah air terlebih lagi kita adalah anggota Pramuka yang dapat menjadikan bangsa ini menjadi lebih baik.

Penulis : Humas UKM Pramuka UNM 

Selengkapnya...

Sunday, 8 September 2019

Persiapkan diri untuk PKM selanjutnya, UKM Pramuka UNM adakan Pelatihan PKM

Foto Bersama Peserta PIMNAS 2019
Setelah melaksanakan Latihan Rutin Karya Tulis Ilmiah, sabtu 7 september 2019 UKM Pramuka UNM kembali mengadakan latihan rutin untuk mengasah kemampuan anggota  dalam hal kepenulisan dan kekreativitasan yakni mengadakan Pelatihan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Peserta Pelatihan Program Kreativitas Mahasiswa
Kegiatan ini berlangsung dari pukul 14.00 WITA s.d 16.00 WITA di Sanggar Bakti UKM Pramuka UNM (Gedung A.P Pascasarjana UNM). 

Adapun pemateri dalam kegiatan ini yakni kak Dr. Irfan, M. Ds yang merupakan Sekretaris Jurusan Seni Rupa dan Desain Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar yang aktif di bidang penelitian dimana hampir setiap tahun proposal penelitian beliau berhasil tembus dan didanai. 
Kak Irfan selaku Pemateri dalam Pelatihan Program Kreativitas Mahasiswa
Olehnya itu, Kakak Irfan yang juga merupakan pembina Racana Ranggong Dg. Romo kembali berbagi ilmu kepada anggota UKM Pramuka UNM tentang cara membuat proposal yang baik terkait PKM ataupun saat penyelesaian tugas akhir nanti. 

Pada latihan rutin kali ini juga dihadiri oleh Kakak Sumiati Patimari selaku Pembina Ambalan Opu Dg. Risadju.
Kak Muqsitulqadri dan kak Andriani saat memberikan testimoni tentang kegiatan PIMNAS 2019
Selain itu , dalam kegiatan ini hadir pula peserta PIMNAS Tahun 2019 yang diselenggarakan di Universitas Udayana, Bali yakni kak Muqsitulqadri dan kak Andriani, yang memberikan testimoni tentang kegiatan PIMNAS kemarin, serta memberikan tips dan trik untuk lolos PKM dan lanjut PIMNAS. 

Kegiatan ini berlangsung dengan baik dan memberikan kita pengetahuan untuk menjadi anggota pramuka yang tidak hanya handal dalam hal Tekpram tapi juga handal dalam bidang akademik.

Penulis : Humas UKM Pramuka UNM
Selengkapnya...

Saturday, 31 August 2019

Tingkatkan keterampilan menulis, UKM Pramuka UNM adakan pelatihan KTI

Foto bersama Kak Imam Suyitno M.Si
Minggu, 31 Agustus 2019 UKM Pramuka UNM kembali melaksanakan latihan rutin Karya Tulis Ilmiah Part 2 yang berlangsung dari pukul 13.00 WITA s.d 16.00 WITA di Sanggar Pascasarjana UNM.

Kegiatan ini merupakan tahap kedua dari pelaksanaan KTI yang telah dilaksanakan beberapa minggu lalu.
Bapak Imam Suyitno M.Si selaku pemateri KTI
Adapun pemateri dalam kegiatan ini yakni kak Imam Suyitno M.Si selaku ketua jurusan PPKn yang juga berkecimpung dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah yang juga merupakan Purna Racana Ranggong Dg. Romo. 

Penyerahan Cendramata yang diwakili oleh kak Sumiati Patimari selaku Pembina Ambalan Opu Dg. Risadju
Kegiatan ini dihadiri oleh kakak-kakak anggota UKM Pramuka UNM dan didampingi oleh kakak Pembina Ambalan Opu Dg. Risadju yakni kak Sumiati Patimari M.Pd

Peserta latihan lutin KTI
Dengan adanya latihan rutin tetang Karya Tulis Ilmiah ini, dapat meningkatkan semangat menulis kakak-kakak dan mengembangkan kreativitas yang dipunya. 

Serta dapat mengikuti kegiatan PKM dan lolos ke PIMNAS selanjutnya, setelah kak Muqaitulqadri Syarif dan kak Adriani mengikuti PIMNAS pada tahun ini.  

Penulis : Humas UKM Pramuka UNM
Selengkapnya...

Sunday, 25 August 2019

Lagi, UKM Pramuka UNM menjadi tujuan Study Banding

Foto bersama kakak-kakak anggota UKM Pramuka UNM dan Pramuka IAIN Palopo
Sabtu, 24 Agustus 2019 UKM PramukaUNM kembali menjadi tuan rumah Study Banding yang dilakukan oleh Pramuka IAIN Palopo Racana Sewerigading - Simpurusiang. 

Kegiatan ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana pola dan mekanisme pembinaan Pramuka UNM sekaligus menjadi ajang silaturahim antar sesama anggota pramuka yang berpangkalan di perguruan tinggi, kegiatan ini berlangsung mulai dari pukul 13.00 WITA s.d 17.00 WITA dengan beberapa rangkaian acara.

Penjemputan dan pengarahan langsung oleh kakak Pemangku Adat Racana dan Ambalan Ranggong Dg Romo dan Opu Dg.Risadju
Mulai dari pengenalan Kampus Universitas Negeri Makassar yang berada di Jl. A.P Pettarani, kemudian dilakukan penjemputan peserta Study Banding yang diarahkan langsung oleh kakak kakak Pemangku Adat Racana dan Ambalan Ranggong Dg. Romo dan Opu Dg Risadju.
Penyambutan oleh kakak Ketua Racana dan Ambalan Ranggong Dg Romo dan Opu Dg Risadju
Dan dijemput oleh kakak kakak ketua Racana dan Ambalan Ranggong Dg Romo dan Opu Dg Risadju dalam hal ini kak Riswan dan Kak Nasriani .

Pengenalan UKM Pramuka UNM oleh kak Syarifuddin Tangka S.Pd M.M
Dalam kegiatan ini hadir pula kakak kakak Pembina Racana dan Ambalan Ranggong Dg. Romo dan Opu Dg. Risadju yakni Kak Marwanting S.Pd M.Pd , Kak Nurhayati S.Pd, M.Pd , kak Syarifuddin Tangka S.Pd M.M dan Kak Muh. Fajar Islam S.Pd. yang memberikan penjelasan mengenai bagaiamana pembinaan di UKM Pramuka UNM.
Pramuka IAIN Palopo melihat hal-hal yang ad di UKM Pramuka UNM
Adapun jumlah peserta dalam kegiatan ini yakni sebanyak 30 peserta. Ketua Racana  Sewerigading dalam hal ini Kak Hendrik mengungkapkan bahwa kegiatan ini dalam rangka menyambung silaturahim sesama Racana.
Kak Hendrik selaku ketua Racana Sawerigading 
"Kami dari Racana IAIN Palopo ingin mengethui bagaimana pola dan mekanisme pembinaan UKM Pramuka UNM dan lebih utama untuk menjali dan menyambung silaturahim kepada anggota racana kami dan anggota racana ranggong dg romo dan opu dg. Risadju ".

Dengan adanya kegiatan Study Banding ini membuat UKM Pramuka UNM menjadi salah satu UKM yang paling diminati untuk tujuan Study Banding. 

Penulis : Humas UKM Pramuka UNM

Selengkapnya...