Desa Bontomanurung dikenal memiliki potensi sumber daya alam yang cukup beragam. Salah satu potensi tersebut adalah tanaman aren yang dikelola oleh petani aren setempat dan dijadikan sebagai salah satu mata pencaharian masyarakat desa. Hasil olahan aren menjadi sumber penghasilan yang menopang kehidupan warga, sehingga sektor ini memiliki peran penting dalam perekonomian desa.
Pelatihan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Bontomanurung ini diikuti oleh masyarakat desa, termasuk para petani aren yang secara aktif mengelola tanaman aren. Kehadiran petani aren dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengembangan pertanian modern juga diharapkan mampu menjangkau dan mendukung pengelolaan komoditas lokal yang sudah lama menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.Narasumber yang hadir berasal dari Dinas Pertanian Kabupaten Maros dan memiliki pengalaman di bidang pertanian modern.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan berbagai metode dan teknologi pertanian modern dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Selain penyampaian materi, narasumber juga menyampaikan rencana dan harapan untuk membentuk program pertanian modern di Desa Bontomanurung. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah pendampingan bagi masyarakat desa, khususnya petani aren, agar pengelolaan pertanian dapat dilakukan secara lebih terencana, efektif, dan berkelanjutan
Melalui kegiatan ini, UKM Pramuka UNM berharap masyarakat Desa Bontomanurung semakin terbuka terhadap inovasi dan mampu mengoptimalkan potensi lokal, termasuk sektor pertanian aren, sebagai mata pencaharian yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.
Citizen Report: Ummu pratiwi & M. Irghi Ulil Setiawan Saleh
Editor: Humas UKM Pramuka UNM


0 comments