Jelajah Kota Daeng, Peserta LATSARNAS IX Kenali Sejarah dan Pesona Makassar
Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Museum Kota Makassar. Didampingi LO masing-masing kelompok dan pemandu museum, peserta diajak mengenal sejarah Kota Makassar melalui berbagai koleksi yang tersimpan di dalamnya.
Salah satu hal yang menarik perhatian peserta adalah sejarah bangunan museum yang dulunya merupakan kantor Wali Kota Makassar sebelum kemudian dialihfungsikan menjadi museum. Pemandu juga menjelaskan sejumlah koleksi sejarah, termasuk benda-benda yang dihibahkan oleh keluarga para pahlawan untuk menjadi bagian dari catatan sejarah di museum.
Dari museum, peserta melanjutkan perjalanan menuju Fort Rotterdam dengan berjalan kaki. Setibanya di benteng, peserta berkeliling dari satu sudut ke sudut lainnya sambil mengabadikan momen untuk kebutuhan vlog.
Menariknya, peserta juga berkesempatan bertemu dan berkenalan dengan wisatawan mancanegara asal Spanyol. Interaksi tersebut menjadi pengalaman tersendiri sekaligus menambah warna dalam proses pembuatan vlog peserta.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju pusat oleh-oleh khas Kota Makassar di kawasan Somba Opu. Peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbelanja sekaligus mengenal berbagai produk khas Makassar, mulai dari kain sutra hingga makanan tradisional.
Salah satu yang menarik perhatian adalah kue cucur. Kak Dany, peserta LATSARNAS PERTI IX dari Universitas Mulawarman, mengaku tertarik untuk mencobanya.
“Ini kuenya unik, ya... Dari bentuk, warna, sampai namanya, ‘cucur’ itu menarik. Saya belum tahu rasanya karena belum mencoba, jadi saya tertarik untuk membelinya. Sepertinya cocok untuk dijadikan oleh-oleh buat keluarga dan teman-teman di Kaltim.”
Setelah dari pusat oleh-oleh, peserta menuju Pantai Losari. Di salah satu ikon Kota Makassar tersebut, peserta menikmati suasana sore, berfoto bersama, menyaksikan matahari terbenam, sekaligus melanjutkan pembuatan video vlog.
Destinasi terakhir adalah Masjid 99 Kubah. Untuk menuju lokasi, sebagian peserta memilih berjalan kaki, sementara sebagian lainnya mencoba pengalaman berbeda dengan menggunakan speedboat dari kawasan Pantai Losari menuju Masjid 99 Kubah.
Sesampainya di Masjid 99 Kubah, peserta melaksanakan salat Magrib, beristirahat, dan mengabadikan momen bersama. Setelah seluruh rangkaian wisata selesai, peserta kembali menuju lokasi kegiatan LATSARNAS PERTI IX Tahun 2026 di Pascasarjana UNM menggunakan kendaraan Dalmas yang telah disiapkan.
Giat Wisata menjadi salah satu rangkaian LATSARNAS PERTI IX yang memberikan pengalaman berbeda bagi peserta. Selain menjadi kesempatan untuk melepas penat, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal sejarah, budaya, kuliner, dan berbagai ikon Kota Makassar secara langsung.
Melalui perjalanan tersebut, peserta tidak hanya menikmati destinasi wisata, tetapi juga membawa pulang pengalaman dan cerita tentang Kota Makassar untuk dibagikan kepada keluarga dan teman-teman di daerah asal masing-masing.
Citizen : Zulfiqriyah Tul Muaeni
Editor : Humas UKM Pramuka UNM
0 comments